Tampilkan postingan dengan label Cerita Islami. Tampilkan semua postingan
  • Pesona Nasehat Lukman Al-Hakim pada anaknya

    Pesona Nasehat Lukman Al-Hakim pada anaknya

    Satu-satunya manusia yang bukan nabi, bukan pula Rasul tapi kisah hidupnya diabadikan dalam Qur'an adalah Lukman Al Hakim. Kenapa, tak lain, karena hidupnya penuh hikmah. Suatu hari ia pernah menasehati anaknya tentang hidup.

    ..."Anakku, jika makanan telah memenuhi perutmu, maka akan matilah pikiran dan kebijaksanaanmu. Semua anggota badanmu akan malas untuk melakukan badah, dan hilang pulalah ketulusan dan kebersihan hati. Padahal hanya dengan hati bersih manusia bisa menikmati lezatnya berdzikir."

    "Anakku, kalau sejak kecil engkau rajin belajar dan menuntut ilmu. Dewasa kelak engkau akan memetik buahnya dan menikmatinya."

    "Anakku, ikutlah engkau pada orang-orang yang sedang menggotong jenazah, jangan kau ikut orang-orang yang hendak pergi ke pesta pernikahan. Karena jenazah akan mengingatkan engkau pada kehidupan yang akan datang. Sedangkan pesta pernikahan akan membangkitkan nafsu duniamu."

    "Anakku, aku sudah pernah memikul batu-batu besar, aku juga sudah mengangkat besi-besi berat. Tapi tidak pernah kurasakan sesuatu yang lebih berat daripada tangan yang buruk perangainya."
  • Kisah Penuh Hikmah Tentang Kesempurnaan

    [Baca dengan tenang sambil direnungkan]

    Suatu hari, seorang murid bertanya kepada gurunya:

    ..."Wahai tuan guru, bagaimana cara agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam kehidupan ini..?"

    Sang Guru menjawab:

    "Berjalanlah di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali ke belakang..!"

    Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, sang murid kembali dengan tangan hampa..

    Lalu Sang Guru bertanya :

    "Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun...???"

    Sang murid menjawab:

    "Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi aku tidak memetiknya, karena aku pikir mungkin di depan pasti ada yang lebih indah. Namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang terindah, dan aku pun tak bisa kembali lagi kebelakang..!"

    Sambil tersenyum, Sang Guru berkata :

    "Ya, begitulah kehidupan wahai muridku..! Betapa sering manusia mengejar yang sempurna dengan meninggalkan yang terbaik untuknya dan pada akhirnya ia tidak mendapatkan semuanya..

    Kesempurnaan yang hakiki hanya milik Allah. Kita harus belajar ikhlas menerima apa yang Allah berikan kepada kita. Dan kita harus yakin bahwa pilihan Allah untuk kita adalah yang terbaik bagi kita..

    Belajarlah mensyukuri dan mengembangkan anugerah yang Allah berikan..."

    Alhamdulillaah Wasysyukru Lillaah, Terima Kasih yaa Allah..!

    Oleh ustadz Abdullah Sholeh Hadrami
  • Yang Memotivasi Kita Buat Tarawih

    Keutamaan Shalat Tarawih
    Pertama, akan mendapatkan ampunan dosa yang telah lalu.
    Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
    ...
    Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759). Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat tarawih sebagaimana yang dituturkan oleh An Nawawi.[5] Hadits ini memberitahukan bahwa shalat tarawih bisa menggugurkan dosa dengan syarat karena iman yaitu membenarkan pahala yang dijanjikan oleh Allah dan mencari pahala dari Allah, bukan karena riya’ atau alasan lainnya.[6]
    Yang dimaksud “pengampunan dosa” dalam hadits ini adalah bisa mencakup dosa besar dan dosa kecil berdasarkan tekstual hadits, sebagaimana ditegaskan oleh Ibnul Mundzir. Namun An Nawawi mengatakan bahwa yang dimaksudkan pengampunan dosa di sini adalah khusus untuk dosa kecil.[7]
  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Ilmu Bermanfaat - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan