PERILAKU DAN MOTIF PEMBELI
PERILAKU DAN MOTIF PEMBELI
Pokok Bahasan ini melipui :
·
Pengaruh
distribusi pendapatan pada pembelian konsumen
·
Pengaruh
pola pengeluaran pada pembelian konsumen
·
Teori-teori
tingkah laku pembeli
·
Pengaruh
kebudayaan, klas sosial dan faktor psikhologis terhadap tigkah laku pembeli
·
Proses
pembelian
·
Motif
dan riset motivasi
·
Teknik-teknik
dalam riset motivasi
1. PENGARUH DISTRIBUSI PENDAPATAN PADA PEMBELIAN
KONSUMEN
Orang
itu sendiri tidak menciptakan suatu pasar; tetapi mereka harus mempunyai uang
untuk belanja. Dapatdikatakan mereka harus mempunyai uang untuk belanja. Dapat dikatakan bahwa uang yang mereka
miliki merupakan pendapatan atau penghasilan. Dalam hal ini, penghasilan dapat
digolongkan menjadi dua macam, yaitu : 1. penghasilan uang, dan 2. penghasilan
riil.
·
Penghasilan uang adalah sejumlah uang yang di terima oleh seseorang
sebagai upah, gaji, sewa, bunga, dan dividen.
·
Penghasilan rill adalah penghasilan berupa uang yang diterima oleh
seseorang sesuai dengan pengeluarannya. Jika penghasilan uang seseorang naik 5%
dalam satu tahun tetapi pengeluaran meningkat 8%, maka penghasilan riil menjadi
turun 3%.
Pada pokoknya, jumlah penduduk dan jumlah
keluarga dapat digolongkan ke dalam tiga tingkatan menurut jumlah penghasilan
yang mereka terima. Namun,
penggolongan tersebut sangat relative karena lebih menekankan pada segi
kualitatifnya.
Pacaran sehat ???
Begitupun juga cinta yang pembenarannya melalui jalan pacaran. Dulu pertama kali cinta,wah si dia menggebu2 sekali untuk mengejar2 seorang wanita yang ia cintai,setelah mendapatkan wanita tersebut perasaan itu menjadi berkurang,dan apabila sudah bosan dengan wanita tersebut karena ia anggap wanita itu bukan tipe kita,pokoknya dengan berbagai alasan berusaha untuk mencampakkan wanita tersebut.. Akhirnya putus deh…
Seorang Office Boy"
Seorang pria pengangguran melamar posisi "office boy" di sebuah perusahaan yang sangat besar.
Bos perusahaan mewancarainya, kemudian ujian: membersihkan lantai....
"Kau diterima kerja," kata bos perusahaan itu. "Berikan emailmu padaku, dan aku akan mengirim formulir lamaran yang harus kau isi, juga kapan kau mulai kerja akan diberitahu juga lewat email itu."
Pria pengangguran itu menjawab, "Saya tidak punya komputer, saya juga tidak punya email."
"Maaf kalau begitu," kata si bos, "jika kau tidak punya email itu berarti kau tidak ada. Dan yang tidak ada, tidak bisa memperoleh pekerjaan."
Pria pengangguran itu pergi tanpa harapan. Dia tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan, hanya dengan uang $10 di kantongnya.
Dia kemudian memutuskan pergi ke supermarket, membeli 10 kilogram tomat, kemudian menjual tomat-tomat itu dari rumah ke rumah. Kurang dari dua jam, dia berhasil menggandakan modalnya.
Bos perusahaan mewancarainya, kemudian ujian: membersihkan lantai....
"Kau diterima kerja," kata bos perusahaan itu. "Berikan emailmu padaku, dan aku akan mengirim formulir lamaran yang harus kau isi, juga kapan kau mulai kerja akan diberitahu juga lewat email itu."
Pria pengangguran itu menjawab, "Saya tidak punya komputer, saya juga tidak punya email."
"Maaf kalau begitu," kata si bos, "jika kau tidak punya email itu berarti kau tidak ada. Dan yang tidak ada, tidak bisa memperoleh pekerjaan."
Pria pengangguran itu pergi tanpa harapan. Dia tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan, hanya dengan uang $10 di kantongnya.
Dia kemudian memutuskan pergi ke supermarket, membeli 10 kilogram tomat, kemudian menjual tomat-tomat itu dari rumah ke rumah. Kurang dari dua jam, dia berhasil menggandakan modalnya.
Iya..
Kenapa yah sekarang orang kaya selalu di 'IYA' kan dalam segala sisi?
Kalo ada cowo kaya, pasti pihak cewe iya2 saja, sedangkan kalangan orang biasa pasti ada saja penolakan2 secara halus maupun kasar??
sy cuma bisa bilang Met saja deh,
Maklum sy orang juga kalangan orang biasa yang serba salah jika melakukan manuver cinta, ingin yang cantik tapi pasti dapat rival mereka2 kalangan orang kaya,
Capeklah itu dapat rival kalangan 'WAH'
... Mungkin memang keharusan kita kalangan biasa nda usah muluk2 kali ya?
Dapatnya nanti seperti apa harus kita terima, nda perlu di sesali.
Toh jika kita menjalin kasih dengan dia yang cantik, apakah kita bisa membahagiakanya??
Bisa memenuhi semua keinginanya???
Saya rasa mereka kalangan 'WAH' bisa melakukanya, kita berdo'a saja untuk dia yang cantik agar bahagia bersama orang yang bisa membahagiakanya :')
Tugas kita adalah membahagiakan pasangan kita, yang sudah mau menerima semua keadaan kita..
Kalo ada cowo kaya, pasti pihak cewe iya2 saja, sedangkan kalangan orang biasa pasti ada saja penolakan2 secara halus maupun kasar??
sy cuma bisa bilang Met saja deh,
Maklum sy orang juga kalangan orang biasa yang serba salah jika melakukan manuver cinta, ingin yang cantik tapi pasti dapat rival mereka2 kalangan orang kaya,
Capeklah itu dapat rival kalangan 'WAH'
... Mungkin memang keharusan kita kalangan biasa nda usah muluk2 kali ya?
Dapatnya nanti seperti apa harus kita terima, nda perlu di sesali.
Toh jika kita menjalin kasih dengan dia yang cantik, apakah kita bisa membahagiakanya??
Bisa memenuhi semua keinginanya???
Saya rasa mereka kalangan 'WAH' bisa melakukanya, kita berdo'a saja untuk dia yang cantik agar bahagia bersama orang yang bisa membahagiakanya :')
Tugas kita adalah membahagiakan pasangan kita, yang sudah mau menerima semua keadaan kita..
RENUNGAN:
Seorang mandor bangunan yg berada di lt 5 ingin memanggil pekerjanya yg lagi bekerja di bawah...
Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaannya dan bisingnya alat bangunan.
Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh ke atas, dilemparnya Rp. 1.000- yg jatuh tepat di sebelah si pekerja.
Si pekerja hanya memungut R...p 1.000 tsb dan melanjutkan pekerjaannya.
Sang mandor akhirnya melemparkan Rp 100.000 dan berharap si pekerja mau menengadah "sebentar saja" ke atas.
Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan Rp 100.000 dan kembali asyik bekerja.
Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yang tepat mengenai kepala si pekerja. Merasa kesakitan akhirnya si pekerja baru mau menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor...
Cerita tersebut di atas sama dengan kehidupan kita, Allah selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk mengurusi "dunia" kita.
PILIHLAH SESEORANG".
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabrakatuh.
Sahabat SEHB ''PILIHLAH SESEORANG".
Yang mampu merasakan kesedihanmu yang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau terdiam.
Yang mampu merasakan kasih sayangmu disaat kemarahanmu karena dialah yg akan bisa mengerti tentang dirimu.
Terkadang engkau harus berlari jauh.
Agar engkau tahu siapa yg akan datang kepadamu.
Terkadang engkau harus berbiacara pelan.
Agar engkau tahu siapa yang masih mau mendengarkanmu.
Terkadang engkau harus melibatkan diri dalam sebuah perbedaan.
Agar engkau tahu siapa yang masih akan membelamu.
Terkadang engkau harus mencoba mengambil keputusan yg kurang tepat..
Agar engkau tahu siapa yg akan menunjukanmu keputusan yang benar.
Sahabat SEHB ''PILIHLAH SESEORANG".
Yang mampu merasakan kesedihanmu yang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau terdiam.
Yang mampu merasakan kasih sayangmu disaat kemarahanmu karena dialah yg akan bisa mengerti tentang dirimu.
Terkadang engkau harus berlari jauh.
Agar engkau tahu siapa yg akan datang kepadamu.
Terkadang engkau harus berbiacara pelan.
Agar engkau tahu siapa yang masih mau mendengarkanmu.
Terkadang engkau harus melibatkan diri dalam sebuah perbedaan.
Agar engkau tahu siapa yang masih akan membelamu.
Terkadang engkau harus mencoba mengambil keputusan yg kurang tepat..
Agar engkau tahu siapa yg akan menunjukanmu keputusan yang benar.
SEBAIK-BAIK PERHIASAN DUNIA
Seorang muslim yang shalih, ketika membangun mahligai rumah tangga maka yang menjadi dambaan dan cita-citanya adalah agar kehidupan rumah tangganya kelak berjalan dengan baik, dipenuhi mawaddah wa rahmah, sarat dengan kebahagiaan, adanya saling ta‘awun (tolong menolong), saling memahami dan saling mengerti. Dia juga mendamba memiliki istri yang pandai memposisikan diri untuk menjadi naungan ketenangan bagi suami dan tempat beristirahat dari ruwetnya kehidupan di luar. Ia berharap dari rumah tangga itu kelak akan lahir anak turunannya yang shalih yang menjadi qurratu a‘yun (penyejuk mata) baginya.
Demikian harapan demi harapan dirajutnya sambil meminta kepada Ar-Rabbul A‘la (Allah Yang Maha Tinggi) agar dimudahkan segala urusannya.
Namun tentunya apa yang menjadi dambaan seorang muslim ini tidak akan terwujud dengan baik terkecuali bila wanita yang dipilihnya untuk menemani hidupnya adalah wanita shalihah. Karena hanya wanita shalihah yang dapat menjadi teman hidup yang sebenarnya dalam suka maupun lara, yang akan membantu dan mendorong suaminya untuk taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hanya dalam diri wanita shalihah tertanam aqidah, tauhid, akhlak yang mulia dan budi pekerti yang luhur. Dia akan berupaya ta‘awun dengan suaminya untuk menjadikan rumah tangganya bangunan yang kuat lagi kokoh guna menyiapkan generasi Islam yang diridhai Ar-Rahman.
Sebaliknya, bila yang dipilih sebagai pendamping hidup adalah wanita yang tidak terdidik dalam agama1 dan tidak berpegang dengan agama, maka dia akan menjadi duri dalam daging dan musuh dalam selimut bagi sang suami. Akibatnya rumah tangga selalu sarat dengan keruwetan, keributan, dan perselisihan. Istri seperti inilah yang sering dikeluhkan oleh para suami, sampai-sampai ada di antara mereka yang berkata: “Aku telah berbuat baik kepadanya dan memenuhi semua haknya namun ia selalu menyakitiku.”
Langganan:
Postingan (Atom)

